Trigonometri (dari bahasa
Yunanitrigo non = tiga sudut danme tro =
mengukur) adalah sebuah cabang
matematika yang berhadapan dengan sudut
segi tiga dan fungsiTrigonometri
kseperti sinus, cosinus, dan tangen.
Ada banyak aplikasi trigonometri
salah satunya adalah teknik triangulasi
yang digunakan dalam astronomi untuk
menghitung jarak ke bintang-bintangterdekat, dalam geografi untuk menghitung
antara titik tertentu, dan dalam sistemnavigasi satelit.
Bidang lainnya yang menggunakan
trigonometri termasuk astronomi
(dan termasuk navigasi, di laut,
udara, dan angkasa), teori musik, akustik,
optik, analisis pasar finansial,
elektronik, teori probabilitas, statistika, biologi,
pencitraan medis/medical imaging
farmasi, kimia, teori angka seismologi,
meteorologi, oseanografi, berbagai
cabang dalam ilmu fisika, survei darat dangeodesi, arsitektur, fonetika,
ekonomi, teknik listrik, teknik mekanik, tekniksipil, grafik komputer,
kartografi, kristalografi.
Fungsi trigonometri adalah hal yang
sangat penting dalam sains, teknik,
arsitektur dan bahkan farmasi.
Ukuran Sudut
Sudut
adalah ukuran jumlah rotasi antar dua potongan garis. Kedua potongan garis
(sinar) ini dinamakan sisi awal dan sisi terminal.
Bila
rotasinya bersifat berlawanan arah jarum jam, sudutnya positif. Jika searah
jarum jam, sudutnya negatif.
Sudut
sering diukur dalam derajat atau radian. Ada satuan ukur sudut lain yang
disebut gradian. Sudut siku-siku dibagi menjadi 100 gradian. Gradian digunakan
oleh surveyor, namun tidak umum dipakai dalam matematika. Kamu bisa menemukan
tombolnya, grad, di kalkulator ilmiah.
Ukuran Sudut 1 putaran = 360 derajat
(360°) = 2π radian
Perbandingan trigonometri
Catatan:- Sin = sinus
- Cos = cosinus
- Tan/Tg = tangens
- Sec = secans
- Cosec/Csc = cosecans
- Cot/Ctg = cotangens
Dari gambar tersebut dapat
diperoleh:

(sec merupakan kebalikan dari cos,
csc merupakan kebalikan dari sin, dan
cot merupakan kebalikan dari tan)
Contoh:
Dari segitiga berikut ini:
Diketahui panjang AB = 12 cm, AC =
13 cm. Hitung semua nilai perbandingan trigonometri untuk sudut A!
Pertama, hitung dulu panjang BC dengan menggunakan rumus Phytagoras:


(sec merupakan kebalikan dari cos,
csc merupakan kebalikan dari sin, dan
cot merupakan kebalikan dari tan)
Contoh:
Dari segitiga berikut ini:
Diketahui panjang AB = 12 cm, AC =
13 cm. Hitung semua nilai perbandingan trigonometri untuk sudut A!Pertama, hitung dulu panjang BC dengan menggunakan rumus Phytagoras:

Nilai perbandingan trigonometri
beberapa sudut istimewa

* tambahan: sin 37° = cos 53° = 0,6
Identitas Trigonometri
Dari nilai fungsi trigonometri tersebut kemudian diperoleh identitas
trigonometri. Identitas trigonometri adalah suatu persamaan dari fungsi
trigonometri yang bernilai benar untuk setiap sudutnya dengan kedua sisi
ruasnya terdefinisi. Identitas trigonometri terbagi 3, yaitu Identitas
Kebalikan, Identitas Perbandingan dan Identitas Phytagoras yang
masing-masing memiliki fungsi dasar, yaitu:
Identitas Kebalikan
|
Identitas Perbandingan
|
Identitas Phytagoras
|
Cosec A = 1/ sin A
Sec A = 1/cos A Cot A = 1/ tan A |
Tan A = Sin A/ Cos A
Cot A = Cos A / Sin A |
Cos2 A + Sin2
A = 1
1 + tan2 A = Sec2 A 1 + Cot2 A = Cosec2 A |
Kuadran
Kuadran adalah pembagian daerah pada
sistem koordinat kartesius → dibagi dalam 4 daerah
Nilai perbandingan trigonometri untuk sudut-sudut di berbagai kuadran memenuhi aturan seperti pada gambar:

Untuk sudut b > 360° → b = (k . 360 + a) → b = a
(k = bilangan bulat > 0)
Mengubah fungsi trigonometri suatu sudut ke sudut lancip
Nilai perbandingan trigonometri untuk sudut-sudut di berbagai kuadran memenuhi aturan seperti pada gambar:

Untuk sudut b > 360° → b = (k . 360 + a) → b = a
(k = bilangan bulat > 0)
Mengubah fungsi trigonometri suatu sudut ke sudut lancip
- Jika menggunakan 90 ± a atau 270 ± a maka fungsi berubah:
sin ↔ cos
tan ↔ cot
sec ↔ csc
- Jika menggunakan 180 ± a atau 360 ± a maka fungsi tetap
Sudut dengan nilai negatif
Nilai negatif diperoleh karena sudut dibuat dari sumbu x, diputar searah jarum jam

Untuk sudut dengan nilai negatif, sama artinya dengan sudut yang berada di kuadran IV
Contoh:
Nilai negatif diperoleh karena sudut dibuat dari sumbu x, diputar searah jarum jam

Untuk sudut dengan nilai negatif, sama artinya dengan sudut yang berada di kuadran IV
Contoh:
- Cos 120º = cos (180 – 60)º = – cos 60º = – 1/2 (120º ada di kuadran II sehingga nilai cos-nya negatif)
- Cos 120º = cos (90 + 30)º = – sin 30º = – 1/2
- Tan 1305º = tan (3.360 + 225)º = tan 225º = tan (180 + 45)º = tan 45º = 1 (225º ada di kuadran III sehingga nilai tan-nya positif)
- Sin –315º = – sin 315º = – sin (360 – 45)º = –(– sin 45)º = sin 45º = 1/2 √2
Identitas Trigonometri


Sehingga, secara umum, berlaku:
sin2a
+ cos2a = 1
1 + tan2a
= sec2a
1 + cot2a
= csc2a
Grafik fungsi trigonometri
y = sin x
y = cos x
y = tan x
y = cot x
y = sec x
y = csc x
Menggambar Grafik fungsi y = A sin/cos/tan/cot/sec/csc (kx ± b) ± c
y = cos x
y = tan x
y = cot x
y = sec x
y = csc x
Menggambar Grafik fungsi y = A sin/cos/tan/cot/sec/csc (kx ± b) ± c
1.
Periode fungsi untuk sin/cos/sec/csc
= 2π/k → artinya: grafik akan berulang setiap kelipatan 2π/k
Periode fungsi
untuk tan/cot = π/k → artinya: grafik akan berulang setiap kelipatan π/k
2.
Nilai maksimum = c + |A|, nilai
minimum = c – |A|
3.
Amplitudo = ½ (ymax – ymin)
4.
Cara menggambar:
1.
Gambar grafik fungsi dasarnya
seperti pada gambar di atas
2.
Hitung periode fungsi, dan gambarkan
grafik sesuai dengan periode fungsinya
3.
Jika A ≠ 1, kalikan semua nilai y
pada grafik fungsi dasar dengan A
4.
Untuk kx + b → grafik digeser ke
kiri sejauh b/k
Untuk kx – b → grafik digeser ke kanan sejauh b/k
5.
Untuk + c → grafik digeser ke atas
sejauh c
Untuk – c → grafik digeser ke bawah sejauh c
Aturan-Aturan pada Segitiga ABC
Aturan Sinus
Dari segitiga ABC di atas:

Sehingga, secara umum, dalam segitiga ABC berlaku rumus:
Aturan Cosinus
Dari segitiga ABC di atas:

Sehingga, secara umum:

Luas Segitiga
Dari segitiga ABC di atas diperoleh:

Sehingga, secara umum:
Rumus
Jumlah dan Selisih Sudut
Dari gambar segitiga ABC berikut:

AD = b.sin α
BD = a.sin β
CD = a.cos β = b.cos α

Untuk mencari cos(α+β) = sin (90 – (α+β))°

Untuk fungsi tangens:

Sehingga, rumus-rumus yang diperoleh adalah:


AD = b.sin α
BD = a.sin β
CD = a.cos β = b.cos α

Untuk mencari cos(α+β) = sin (90 – (α+β))°

Untuk fungsi tangens:

Sehingga, rumus-rumus yang diperoleh adalah:

Rumus
Sudut Rangkap
Rumus
Perkalian Fungsi Sinus dan Kosinus
Dari rumus-rumus jumlah dan selisih
dua sudut dapat diturunkan rumus-rumus baru sebagai berikut:

Sehingga, rumus-rumus yang diperoleh:


Sehingga, rumus-rumus yang diperoleh:

Rumus
Jumlah dan Selisih Fungsi Sinus dan Kosinus
Dari rumus perkalian fungsi sinus
dan kosinus dapat diturunkan rumus jumlah dan selisih fungsi sinus dan kosinus.

Maka akan diperoleh rumus-rumus:


Maka akan diperoleh rumus-rumus:

Contoh
soal :
1.
= …
a.
Cos a cos b d. -Sin a sin b
b.
Sin a sin b e. Cos (a-b)
c.
–Cos a cos b
Pembahasan :
= 
= 
= cos a cos b
2.
Sin 2 ɵ sama dengan…
Sin 2 ɵ sama dengan…
a.

d. 

b.
|
c.

|
Menurut
dalil Pythagoras, panjang kaki
segitiga
disamping adalah 
Sin ɵ =
dan Cos ɵ = 
Sin 2
ɵ = 2 Sin ɵ Cos ɵ
=
2
. 
=

3.
Sin 3p + sin p =…
a.
4 sin p cos2p d. 2 sin p cos2p
b.
4 sin2 p cos2p e. 2 sin2 p cos2p
c.
4 sin2 p cosp
Pembahasan :
= 2 sin 2p cos p
= 2 (2sin p cos p)cos p
= 4 sin p cos2
p
4.
Nilai
adalah..
a.
d. 
b.
1 e. 
c.

Pembahasan :
= 
= 
= 
= -1
5.
Jika sin α =
dan
tan
=
,
dan
β adalah sudut lancip, maka nilai sin (
) adalah…
a.
d. 1
b.
e.

c.
Pembahasan :
sin (
) = sin
.
cos
+cos
.
sin 
=
.
+ 
= 1
6.
Jika
tan 5° = x, tentukan nilai tan 50°…
a.
b.
c.
d.
e.
Pembahasan
:
tan
50° = tan (45° + 5°) = 
= 
7.
Jika tg2 x +1 = a2 maka sin2x=…
a.
d. 
b.
e. 
c.

Pembahasan
:
|
|
|
|
Tg2
x +1 = a2
Tg2
x = a2 – 1
|
Maka
Sin2 x = 
8.
Jika tan x + tan y = p dengan p ≠ 0,
maka
=…
a.
d. 2p
b.
e. p2
c.
p
Pembahasan
:
tan
x + tan y = p
9.
Jika 1 +tan2x = a, a>1 dan
) ≤ x ≤
, maka sin2 x…
a.
a d. 
b.
a-1 e.
c.
|
|

|
|
|
sin2 x = 
10. Sin
75 + Sin 15 =…
a.
-1 d.
b.
0 e. 1
c.

Pembahasan
:
Sin
75 + Sin 15 = 
= 2 sin 45 cos 30
= 2 
= 





Tidak ada komentar:
Posting Komentar